Inilah Cara Bolt Jaga Kestabilan Kecepatannya

gems coc gratis
Cara Bolt Jaga Kestabilan Kecepatannya

Dalam pagelaran LTE Asia yang diadakan di Singapura beberapa waktu yang lalu, CTO Bolt Devid Gubiani mengatakan setelah sepuluh bulan peluncurannya layanan Internet 4G pertama di Indonesia, Bolt sudah memiliki sekitar 750.000 pengguna aktif, dengan 90 persen di antaranya menggunakan perangkat Mi-Fi atau personal hotspot untuk keperluan mengakses data.

Ke depannya, pihaknya mengakui sudah menyiapkan fasilitas Voice over LTE atau VoLTE dan video broadcast kalau penjualan berbasis mobile broadband ini sudah mencapai limit dan permintaan mamsyarakat terus bertambah.

Seperti dikutip dari laman Mobile World Live, Devid mengatakan kalau kunci sukses dari Bolt untuk melayani konsumen sebanyak itu adalah kestabilan, walaupun hanya memiliki spektrum 2×10 MHz saja, Bolt juga dikenal memiliki arsitektur jaringan yang terdiri atas lapisan host tradisional yang digunakan sebagai base station serta lapisan pendorong atau boost layer yang terdiri dari small cell dengan ketinggian 10-15 meter dan 98 persen di antaranya masih terkoneksi dengan menggunakan jaringan fiber.

David mengungkapkan kalau saat ini, kecepatan Bolt diklaim rata-rata mampu menghantarkan kecepatan sekitar 12,5 Mbps. Sudha pasti pencapaian luar biasa tersebut bukan tanpa masalah. Ketika konsumen dengan cepat naik ke angka 400.000 pengguna, maka Bolt akan mengalami kelambatan jaringan. Hal inilah yang akhirnya membuat Bolt mengimplementasikan teknologi dual-carrier dan melakukan penambahan spektrum 2×5 MHz untuk mengatasi ini semua.

Selain itu, pihaknya juga kini sudah menambah sekitar 300 base station lagi guna melengkapi sekitar 1800 base station yang kini sudah tersedia. Hal tersebut karena mereka tidak lagi bisa menambah spektrum. Untuk kedepannya, pengembangan teknologi berikutnya akan sangat bergantung pada implementasi small cell yang lebih banyak untuk menderong kecepatan di level stabil.

Dengan melakukan perluasan jaringan, Bolt mengklaim kalau saat ini sudah mampu menjadikan bandara internasional Soekarno-Hatta sebagai bandara pertama di dunia yang memiliki jaringan LTE dengan kevcepatan yang maksimal.

Guna mendorong pertumbuhan konsumen ke arah positif, Bolt akan mengajukan penawaran smartphone yang sudah tersedia secara langsung untuk mengakomodasi teknologi 4G TD-LTE. Selain itu, Bolt juga memberikan kesempatan kepada para pelanggan untuk bisa menikmati teknologi 4G secara langsung dalam genggaman dengan menggandeng ZTE dan partner lokal IVO sebagai penyedia perangkat.

Karena saat ini Bolt tidak memiliki lisensi seluler, maka kegiatan menelepon dan berkirim pesan melalui SMS ini masih tetap bisa dilakukan melalui operator GSM yang saat ini sudah ada. Walaupun terbilang sukses, saat ini Bolt yang beroperasi di kawasan Jabodetabek dan Banten ini bisa dibilang tidak luput dari sasaran konsolidasi. Bahkan Bolt dikabarkan akan menjajaki rencana penggabungan usaha dengan segmen BWA yang bakal diusung First Media.

Related Posts:

  • Smartphone IVO V5 – Produk Lokal Indonesia Dengan 4G LTE…
  • Snapdragon 800: Menuju TV Pintar
  • Solusi Dari Ericson Untuk Masalah Jaringan
  • Kecepatan Internet Indonesia Semakin Meningkat Dan…
  • Tahun Depan, PC dan Laptop Gak Butuh Kabel Lagi
gems coc gratis
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Dunia Internet
Inilah Cara Bolt Jaga Kestabilan Kecepatannya | Dunia Internet | 4.5

Leave a Reply